Inilah Tipe Kandidat yang akan Menjadi Pesaing Anda saat Wawancara Kerja Star4hire.com Indonesia

Inilah Tipe Kandidat yang akan Menjadi Pesaing Anda saat Wawancara Kerja

General

Apakah Anda tengah merasa gugup dengan jadwal wawancara kerja penting di depan mata? Persiapkan diri Anda dengan baik dan jangan biarkan rasa cemas menjegal langkah Anda. Wajar saja sih jika baru pertama kali melakukan wawancara kerja, kecemasan pastinya akan melanda diri Anda, sebaliknya jika Anda sudah pernah melakukan wawancara pekerjaan pasti akan sangat tenang. Tapi meskipun begitu Anda tetap harus mempersiapkan diri Anda agar berhasil dan bisa diterima kerja di perusahaan impian Anda.

Apa saja yang sudah Anda siapkan? Latihan menjawab pertanyaan? Berkas-berkas lamaran kerja? Apakah Anda sudah membayangkan siapa saja pesaing yang akan berjuang melawan Anda kelak? Anda harus mengenali mereka agar bisa mengetahui cara mengunggulinya. Berikut ini adalah tipe kandidat yang akan menjadi pesaing Anda saat wawancara kerja. Setiap tipe pelamar kerja memang punya kelebihan masing-masing, tetapi mereka juga punya kelemahan. Karena itu, persiapkan strategi untuk melampaui mereka dan jadi yang terbaik.

Si Super Siap

Dia adalah kandidat yang tangguh dan mungkin paling Anda benci. Dia mulai mempersiapkan wawancara beberapa detik setelah menerima undangan wawancara kerja. Dia meluangkan banyak waktu untuk mempelajari dan meneliti tentang perusahaan, dan berlatih cara menjawab setiap pertanyaan yang mungkin keluar dari mulut pewawancara. Dia bahkan telah mengulik situs seperti Qerja.com untuk mencari tahu tentang gaji di perusahaan yang dilamar, menjalin hubungan dengan orang yang sudah terlebih dahulu bekerja di perusahaan, dan mengatur pertemuan untuk menggali informasi. Dia hampir tidak mungkin dikalahkan.

Meski nampak mustahil dikalahkan, Anda masih punya kesempatan. Datang dengan persiapan super memang memberikan satu langkah di depan. Akan tetapi, over-preparation juga merupakan hal yang beresiko. Ketika Anda berlatih berulang-ulang, jawaban yang Anda berikan bisa terdengar seperti hapalan dan Anda bisa terlihat seperti robot. Selagi Anda mengantisipasi pertanyaan berikutnya, Anda bisa terlihat kurang atentif. Sebaiknya, persiapkan diri dengan mengenali pertanyaan-pertanyaan umum dalam wawancara dan pikirkan tentang contoh-contoh dari pengalaman kerja Anda di masa lalu. Sehingga, ketika pertanyaan tersebut keluar, Anda telah siap, tanpa keterlaluan menghapal.

Si Gaya Bebas

Kompetitor ini 180 derajat dari tipe pesaing dalam wawancara kerja pertama. Sebaliknya, ia mungkin hanya akan menghabiskan sekitar 20 menit untuk sedikit meriset tentang wawancara tersebut. Mengapa? Bisa jadi karena ia sangat hebat dalam bercakap-cakap, atau dia tahu bahwa dia kandidat kuat untuk peran yang dilamar.

Jelas, Anda punya keuntungan besar dibandingnya jika Anda mempersiapkan diri dengan baik. Para tukang bicara kharismatik tidak selalu bisa mengandalkan pesona mereka saja. Pelajari semua materi penting dan pasang wajah penuh perhatian dalam wawancara. Selain itu, coba ajak teman untuk praktek wawancara dan mintalah ia untuk memberi feedback seberapa natural Anda dalam menjawab pertanyaan.

Si Penyandang Gelar

Dalam wawancara kerja mana pun, kemungkinan Anda akan bersaing dengan seorang kandidat yang memiliki gelar kuat: pendidikan di universitas top, kronologi karir di perusahaan top, pengalaman organisasi global, dan sederet gelar lain yang bisa membuat Anda merasa terintimidasi.

Tetapi, jangan takut. Jika Anda memang melamar kerja yang cocok dengan kualifikasi Anda, Anda tak perlu khawatir kalah dengan tipe pesaing dalam wawancara kerja yang ini. Coba pelajari apa yang benar-benar dicari perusahaan tersebut untuk posisi itu dengan mempelajari deskripsi kerja serta berbincang dengan orang dalam jika Anda punya kenalan. Gunakan pengetahuan itu untuk menjawab pertanyaan yang sesuai dengan prioritas dan kebutuhan perusahaan. Ingat, sederet gelar tak ada gunanya jika tak berguna bagi perusahaan.

Si Sempurna

Tipe pesaing dalam wawancara kerja yang ini benar-benar pas dengan apa yang diminta dalam persyaratan: lama pengalaman yang dimiliki, dalam bidang yang memang diminta lowongan, pengetahuan spesifik di industri yang sama, dan sertifikat dalam skill yang diminta. Dalam kertas, kandidat inilah yang paling sempurna.

Tetapi, Anda tak perlu panik, bahkan jika Anda tidak 100% pas seperti sang kandidat sempurna ini. Biasanya, perusahaan-perusahaan cenderung mempekerjakan kandidat berdasar tiga hal: "Apakah sang kandidat mampu mengerjakan tanggungjawab ini?" serta "Apakah kami menyukainya?" dan "Apakah kami pikir dia akan cocok di sini?" Meski si sempurna jelas lolos pertanyaan pertama, dua pertanyaan berikutnya tidak bisa dipastikan. Sehingga, jika Anda merasa cukup pas, maka Anda hanya harus meyakinkan perusahaan tersebut bahwa Anda adalah kandidat yang paling pas di perusahaan itu.

Si Sombong

Kandidat ini sebenarnya mudah dikalahkan. Dia mungkin punya segala kelebihan, kemudian memamerkannya dengan dada membusung. Pewawancara mungkin tidak suka dengan kepribadiannya. Dia bisa saja membuat kesalahan sendiri.

Masuk ke ruang wawancara dengan mudah dan antusias. Bicara dengan penuh energi, dan buat kontak mata yang yakin. Bersikap ramah, to the point, dan ringkas. Jangan pernah gentar. Jika Anda tidak tahu cara menjawab pertanyaan, jangan melebih-lebihkan dengan membuat omong kosong, atau akui bahwa Anda tidak tahu satu masalah. Dengan kata lain, pertahankan kepala tetap tinggi tanpa menjadi orang yang sok tahu. Berkomunikasi dengan gaya yang sesuai dengan orang yang Anda temui.


Share on Google+
Share on Tumblr
Share on LinkedIn
Share on WhatsApp

STAR4HIRE membantumu menuju pekerjaan impian.

Gabung Sekarang